Pembelian BBM Bersubsidi Pakai Aplikasi, Warga Bandung: Ini Menyusahkan

TajukPolitik – Hari pertama pemberlakuan pendaftaran BBM bersubsidi bagi pengguna kendaraan roda empat di SPBU Kota Bandung belum maksimal.

Aktivitas pengisian BBM jenis pertalite dan solar masih berjalan seperti sediakala. Pantauan MNC Portal Indonesia di salah satu SPBU di Jalan Rumah Sakit, tak ada aktivitas screening bagi masyarakat yang akan mengisi BBM jenis pertalite dan solar.

Begitupun di SPBU di Jalan AH Nasution, aktivitas penjualan BBM berjalan seperti biasa.

“Hari ini baru mulai pendaftarannya di website Pertamina. Jadi di SPBU belum mulai dilakukan screening,” kata salah seorang petugas SPBU yang enggan disebut namanya.

Menurut dia, sampai tanggal 15 Juli masih dalam tahap sosialisasi kepada para pengguna kendaraan yang menggunakan pertalite dan solar. Untuk membantu sosialisasi ini, pihaknya juga memasang kertas yang berisi link pendaftaran.

“Kami sifatnya memberi imbauan, agar mereka mendaftar. Sehingga pada saatnya nanti, mereka tinggal membawa barcode untuk di scan di mesin EDC kami,” jelas dia.

Nantinya, mesin EDC tersebut juga terhubung dengan Permina. Mereka yang diizinkan dan tidak diizinkan membeli BBM subsidi akan terdeteksi. Barcode tidak mesti di handphone, tetapi juga bisa dalam bentuk print out.

Salah seorang warga Bandung Dadang mengaku keberatan dengan kebijakan pendaftaran untuk pembelian BBM bersubsidi. Apalagi dia tidak menggunakan smartphone, sehingga kesulitan dalam mendaftar.

“Ini ada link pendaftarannya, tapi saya kan enggak pegang handphone yang bisa internet. Ini menyusahkan, ” kata Dadang.

Dia berharap, kebijakan ini tidak menyulitkan warga. Apalagi jika kendaraan yang digunakan untuk keperluan mata pencaharian sehari hari.

“Mestinya seperti dulu aja, bebas,” imbuh dia.

Sementara itu Corporate Secretary PT Pertamina Patra Niaga Irto Ginting menjelaskan, pendaftaran MyPertamina untuk pembelian BBM subsidi mulai 1 Juli 2022 baru berlaku bagi kendaraan roda 4 ke atas.

Artinya, kendaraan sepeda motor masih bisa membeli pertalite seperti biasa, yakni tanpa aplikasi MyPertamina.

“Uji coba yang berlaku pada 1 Juli ini baru pendaftaran, sementara proses pembelian masih seperti biasa,” terang Irto, Selasa (28/6/2022).

 

Iklan

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini
Captcha verification failed!
Skor pengguna captcha gagal. silahkan hubungi kami!