Minggu, 23 Juni, 2024

Tak Masalah NasDem Gabung Prabowo, Herman Khaeron: Jatah Menteri Hak Prerogatif Presiden

TajukPolitik – Kepala Badan Pembina Organisasi Keanggotaan dan Kaderisasi (BPOPKK) Partai Demokrat, Herman Khaeron menyerahkan sepenuhnya kepada presiden terpilih, Prabowo Subianto terkait jatah kursi menteri dari partainya.

“Terkait kursi menteri, hal ini juga menjadi hak prerogatif presiden, sehingga diserahkan kepada beliau (Prabowo),” kata Herman, Jumat (26/4).

Herman meyakini Prabowo sudah memiliki formula yang tepat untuk menentukan para pembantunya di kabinet.

“Karena kami yakin Pak Prabowo memiliki formula yang tepat, serta memiliki komitment yang kuat dengan partai-partai pengusungnya,” ujarnya

Terkait jumlah, dia juga menyerahkan sepenuhnya kepada Ketua Umum Partai Gerindra itu.

“Berapa banyak dan kementrian apa saja, sekali lagi diserahkan sepenuhnya kepada presiden dan wakil presiden periode 2024-2029,” ucap Herman.

Herman Khaeron juga menyambut baikbergabungnya Nasdem dalam koalisi Prabowo. Herman lalu menyebutkan, penguatan koalisi dan parlemen sepenuhnya merupakan kewenangan presiden terpilih Prabowo Subianto.

“Sepenuhnya menjadi kewenangan pimpinan koalisi yaitu Pak Prabowo Subianto, sehingga pasti sudah melalui kalkulasi politiknya beliau,” ujar Herman saat dihubungi pada Jumat, 26 April 2024.

Menurut Herman, bergabungnya NasDem menandakan koalisi Prabowo-Gibran semakin kuat dan penting untuk membangun kebersamaan dalam mensukseskan berbagai program Prabowo-Gibran kedepannya.

Pada Kamis, 25 April 2024 Ketua Umum Partai NasDem Surya Paloh menyatakan partainya siap untuk mendukung pemerintahan di bawah kepemimpinan Prabowo-Gibran. Itu disampaikan Surya usai pertemuannya dengan Prabowo di kediaman Prabowo, Jalan Kertanegara No. 4, Jakarta Selatan.

“Kesempatan, dorongan, keinginan, spirit, mengajak, untuk bersama dengan pemerintahan saya pikir itu lebih baik. Inilah pilihan saya, pilihan NasDem,” ujar Surya.

Dia bahkan mengaku sudah melewati proses perenungan yang panjang sebelum memutuskan NasDem untuk bergabung.

Sebelumnya, Ketua Umum Partai Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) meminta semua pihak tak menuntut berlebihan ke Prabowo terkait jatah menteri.

AHY mengatakan pihaknya telah membuat komitmen menyerahkan sepenuhnya kepada Prabowo terkait jatah menteri.

“Posisi di kabinet dan posisi lainnya di pemerintahan mendatang, kita telah membuat komitmen dengan Prabowo,” kata AHY di Kantor DPP Partai Demokrat, Menteng, Jakarta, Rabu (24/4).

Menteri Agraria dan Tata Ruang/ Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) ini mengingatkan semua pihak agar berdisiplin.

“Mari kita serahkan kepada beliau (Prabowo), jangan bebankan Pak Prabowo dengan tuntutan berlebihan. Kita harus disiplin,” ujar AHY

- Advertisement -spot_imgspot_img
Berita Terbaru
- Advertisement -spot_img
Berita Lainnya
Rekomendasi Untuk Anda
- Advertisement -spot_img

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini
Captcha verification failed!
Skor pengguna captcha gagal. silahkan hubungi kami!