Senin, Desember 1, 2025

Presiden Prabowo Percepat Program Satu Desa Satu Megawatt, Pemerintah Siapkan Skema PLTS Nasional yang Matang

BANGLISANTUY.COM — Komitmen pemerintah Indonesia untuk mencapai kemandirian energi bersih semakin diperkuat. Baru-baru ini, Presiden Prabowo Subianto mengundang Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Bahlil Lahadalia, ke Istana Merdeka. Pertemuan ini bertujuan untuk membahas percepatan implementasi energi baru terbarukan (EBT), khususnya dalam pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) dengan skema satu desa satu megawatt.

Bahlil mengungkapkan bahwa pertemuan tersebut merupakan instruksi langsung dari Presiden untuk memastikan bahwa program strategis energi bersih bisa segera dieksekusi. Konsep PLTS berskala desa ini dianggap sebagai ide besar yang akan menjadi dasar bagi kemandirian energi di Indonesia.

“Tadi kami membahas secara detail karena ini menjadi satu gagasan besar dari Bapak Presiden yang kami harus eksekusi terkait dengan satu desa satu megawatt,” kata Bahlil selepas pertemuan pada Rabu, 26 November 2025.

Menurut Bahlil, diskusi teknis telah mencapai tahap akhir, mencakup skema pelaksanaan dan pembiayaan proyek. Pemerintah menargetkan agar program ini segera berjalan dalam waktu dekat sebagai langkah transformasi energi nasional yang berbasis pada sumber terbarukan.

“Alhamdulillah tadi sudah hampir selesai, tapi kita lihat skemanya sekarang yang kita lagi bahas dengan pembiayaannya,” jelasnya.

Program PLTS ini dirancang untuk menghadirkan akses terhadap listrik bersih dan terjangkau di daerah-daerah terpencil dan desa-desa yang belum terjangkau oleh jaringan listrik konvensional. Dengan memanfaatkan sumber daya terbarukan, diharapkan masyarakat di wilayah tersebut dapat menikmati listrik dengan lebih mudah dan dengan harga yang lebih ekonomis.

Transformasi menuju energi bersih ini adalah bagian dari langkah besar pemerintah dalam mengurangi ketergantungan pada energi fosil yang berpotensi mencemari lingkungan. Energi terbarukan seperti tenaga surya tidak hanya ramah lingkungan, tetapi juga berkelanjutan dan dapat diandalkan sebagai sumber energi di masa depan.

Dalam konteks ekonomi, pengembangan energi baru terbarukan akan menciptakan banyak lapangan kerja baru dan mendorong pertumbuhan ekonomi lokal. Dengan memanfaatkan sumber daya yang ada di setiap wilayah, masyarakat lokal dapat ikut berpartisipasi dalam proyek-proyek ini, sehingga menghasilkan manfaat langsung bagi kehidupan sehari-hari mereka.

Selain itu, pengembangan PLTS dapat mengurangi biaya energi bagi masyarakat, yang pada gilirannya akan meningkatkan daya beli dan kualitas hidup. Dengan demikian, program ini bukan hanya sekedar proyek infrastruktur, tetapi juga merupakan upaya untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Dengan langkah-langkah strategis yang diambil oleh pemerintah, termasuk pembicaraan antara Presiden Prabowo dan Menteri Bahlil, Indonesia menunjukkan komitmen yang kuat dalam mewujudkan kemandirian energi bersih. Melalui program PLTS satu desa satu megawatt, diharapkan energi terbarukan dapat menjadi tulang punggung bagi pembangunan yang berkelanjutan dan ramah lingkungan di seluruh negeri.

Poster

Comments

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Terbaru