TKN Prabowo-Gibran Restui Demokrat Lanjutkan Perubahan dan Perbaikan

TKN prabowo-Gibran restui Demokrat

TajukPolitik – Tim Kampanye Nasional (TKN) Prabowo-Gibran merespons soal pernyataan Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) yang menyebut akan melanjutkan program perubahan dan perbaikan saat kampanye di Jawa Barat, Jumat (12/1).

Pernyataan tersebut dianggap sebagian kalangan bersinggungan dengan paslon nomor urut 2 Prabowo-Gibran yang mengusung soal keberlanjutan Presiden Joko Widodo (Jokowi).

Namun, Wakil Ketua TKN Prabowo-Gibran Ali Masykur meyakini bahwa maksud pernyataan Ketum Partai Demokrat tersebut adalah penyempuraan.

“Urusan ada kata perubahan harus dilihat mungkin perubahan itu adalah penyempurnaan dari yang sudah ada. Tapi tidak meninggalkan basis posistioning dari paslon nomor 2 yang melanjutkan dari Pak Jokowi,” ujar Ali di Kertanegara, Jakarta Selatan, Rabu (17/1).

Ali menegaskan bahwa Prabowo-Gibran akan melakukan program keberlanjutan dari Presiden Jokowi. Terkhusus kata dia, dalam peningkatan ekonomi agar dapat bersaing dengan pihak asing. Ia yakin hal ini sesuai juga dengan agenda perbaikan yang diusung Demokrat.

“Semua dasar dari apa yang dilakukan Pak Prabowo dan Mas Gibran adalah melanjutkan rintisan dari Pak Jokowi yang telah meletakan dasar-dasar ekonomi makro mikro dan infrastruktur dalam rangka meningkatkan daya saing bangsa,” katanya

Sebelumnya, dalam pidato politiknya AHY menyebut akan melanjutkan program perubahan dan perbaikan, yang sudah kadung menjadi slogan partainya jauh sebelum masuk dalam Koalisi Perubahan untuk Persatuan (KPP), yang kemudian beralih ke Koalisi Indonesia Maju (KIM).

“Muncul pertanyaan dari masyarakat, apakah Demokrat masih bisa memeperjuangkan agenda perubahan dan perbaikan. Seraya melanjutkan yang sudah baik. Sementara tidak ada kader Demokrat yang menjadi calon presiden dan calon wakil presiden,” ujar AYH, Jawa Barat, Jumat (12/1).

Lebih lanjut, AHY mengatakan Partai Demokrat tetap bisa melanjutkan program perubahan tersebut. “Jawabannya tetap bisa dilaksanakan, karena faktanya, hampir di semua koalisi ada unsur pemerintahan, dan unsur di luar pemerintahan, artinya posisi kita sama saja,” katanya.

Iklan

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini
Captcha verification failed!
Skor pengguna captcha gagal. silahkan hubungi kami!