Sabtu, 22 Juni, 2024

Tanggapi Insiden Tungku Smelter PT ITSS Morowali, Anwar Hafid: Perusahaan Harus Utamakan Keselamatan Kerja

TajukPolitik – Anggota DPR RI dari Fraksi Partai Demokrat, Anwar Hafid menanggapi insiden insiden meledaknya tungku smelter PT Indonesia Tsingshan Stainless Steel (ITSS) di Morowali, Sulawesi Tengah (Sulteng) yang menelan korban jiwa beberapa waktu lalu.

Anwar Hafid memastikan akan terus mengawasi operasional industri yang ada di daerah pemilihanya. Menurut Anwar Hafid hal itu dilakukan lantaran tugasnya sebagai legislator yang mewakili daerah Sulawesi Tengah (Sulteng).

“Sebagai legislator mewakili Sulteng kami akan terus mengawasi operasional industri yang ada karena berhubungan dengan masyarakat dan tenaga kerja,” kata Anwar Hafid, Sabtu,(30/12).

Anwar Hafid menekankan, pentingnya penanganan kecelakaan kerja yang berprinsip dan mengacu pada 3 aspek teknis. Ketiga hal itu antara lain ialah mematahui standar keamanan, standar operasional prosedur dan standar kemanusian yang mengacu jam kerja karyawan.

“Pertama mematuhi standar keamanan dan keselamatan kerja. Kedua, standar operasional prosedur peralatan dan ketiga, standar kemanusiaan yang mengacu pada jam kerja karyawan. Kita harus memastikan tiga hal ini menjadi panduan,” jelas Anwar Hafid.

Anwar Hafid berharap, agar pemerintah juga dapat meningkatkan pengawasan terhadap penerapan keselamatan kerja. Anwar Hafid meminta, pemerintah juga harus bersikap tegas memberlakukan sanksi bagi siapapun yang melanggar tentang aturan keselamatan kerja.

“Perusahaan harus menerapkan aturan keselamatan kerja itu menjadi yang utama dan pertama tidak hanya produksi semata,” tandas Ketua DPD Partai Demokrat Sulteng.

“Pertama mematuhi standar keamanan dan keselamatan kerja. Kedua, standar operasional prosedur peralatan dan ketiga, standar kemanusiaan yang mengacu pada jam kerja karyawan. Kita harus memastikan tiga hal ini menjadi panduan,” jelas Anwar Hafid.

Anwar Hafid berharap, agar pemerintah juga dapat meningkatkan pengawasan terhadap penerapan keselamatan kerja. Anwar Hafid meminta, pemerintah juga harus bersikap tegas memberlakukan sanksi bagi siapapun yang melanggar tentang aturan keselamatan kerja.

Perusahaan harus menerapkan aturan keselamatan kerja itu menjadi yang utama dan pertama tidak hanya produksi semata,” tandas Ketua DPD Partai Demokrat Sulteng.

Belum selesai pengungkapan ledakan Smelter di Morowali kembali terbakar. Kini milik PT Gunbuster Nickel Industri (GNI). Pabrik pemurnian tersebut terbakar pada pukul 17.26 WITA, Kamis (28/12/2023). Saat ini, kondisi kebakaran sudah mereda dan tidak ada korban jiwa.

Dandim 1311/Morowali, Letkol Inf Al Zaki menjelaskan kebakaran dipicu dari percikan las di salah satu area pabrik. Saat ini kobaran api sudah padam dan tidak ada korban jiwa.

- Advertisement -spot_imgspot_img
Berita Terbaru
- Advertisement -spot_img
Berita Lainnya
Rekomendasi Untuk Anda
- Advertisement -spot_img

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini
Captcha verification failed!
Skor pengguna captcha gagal. silahkan hubungi kami!