Minggu, 23 Juni, 2024

Tak Terpengaruh Manuver PDIP, Demokrat Tegaskan Khofifah-Emil Pasangan Solid untuk Pilkada Jatim 2024

TajukPolitik – Kepala Badan Pembina Organisasi Keanggotaan dan Kaderisasi Partai Demokrat, Herman Khaeron, buka suara soal manuver PDIP mengincar kursi calon wakil gubernur (cawagub) pendamping Khofifah Indar Parawansa di Pilkada Jawa Timur.

Herman memastikan keputusan Partai Golkar, Gerindra, PAN, Demokrat, dan PSI mengusung pasangan Khofifah dan Emil Dardak tak berubah.

“Jadi sudah dipastikan Khofifah-Emil tidak berubah dan melanjutkan keberhasilan dan kinerja yang sudah sangat baik di periode pertama,” kata Herman, Senin (10/6).

Sementara, Deputi Bappilu DPP Partai Demokrat, Kamhar Lakumani mengatakan, kebersamaan Khofifah-Emil di periode sebelumnya terjalin baik. Bahkan, kata Kamhar, pasangan Khofifah-Emil saling mengisi dan menjadi dwi tunggal dalam memimpin Jawa Timur.

“Kebersamaan yang kuat inilah yang kami percaya dan yakini direspons partai politik yang tergabung KIM (Koalisi Indonesia Maju) untuk terus melanjutkan duet ini,” ujarnya.

Dia menjelaskan duet Khofifah-Emil terbentuk dari keinginan kuat dari kandidat untuk terus bersama dan didukung partai politik. “Bukan menjadi paket yang terbentuk secara paksa karena agenda partai politik. Ini paket yang solid,” ungkap Kamhar.

Karenanya, Kamhar menegaskan bahwa Demokrat tak khawatir jika PDIP mengganggu hubungan Emil dengan Khofifah. “Oleh karena itu, kami tidak khawatir dengan manuver PDIP yang ingin menggangu hubungan ini dengan menyodorkan kadernya sebagai Cawagub,” ucapnya.

Sebelumnya, Ketua DPD PDIP Jawa Timur, Said Abdullah mengatakan, politikus Partai Demokrat, Emil Dardak levelnya adalah menteri. Hal ini mengenai peluang Emil menjadi calon wakil gubernur (cawagub) pendamping Khofifah Indar Parawansa di Pilkada Jawa Timur.

“Emil Dardak itu kelasnya sudah menteri kali ya,” kata Said di kompleks parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (5/6).

Said tak mempermasalahkan manuver Emil Dardak yang disebut akan berduet dengan Khofifah. “Yang penting nantinya endingnya adalah Mbak Khofifah bisa menerima calon PDIP sebagai orang kedua,” ucapnya.

- Advertisement -spot_imgspot_img
Berita Terbaru
- Advertisement -spot_img
Berita Lainnya
Rekomendasi Untuk Anda
- Advertisement -spot_img

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini
Captcha verification failed!
Skor pengguna captcha gagal. silahkan hubungi kami!