Selasa, 18 Juni, 2024

Bertemu Gubernur dan Wagub Kaltim, Irwan Fecho: Ada Diskusi Skala Prioritas Pembangunan Kaltim

- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img

TajukPolitik – Ketua DPD Partai Demokrat Kaltim, Irwan Fecho baru saja bersilaturahmi dengan Gubernur dan Wakil Gubernur Kaltim Periode 2018-2024 yaitu Isran Noor dan Hadi Mulyadi.

Foto pertemuan itu diunggah Irwan dalam akun instagram pribadinya @irwanfecho pada Sabtu, 21 April 2024 kemarin.

Tidak ada penjelasan detail terkait postingan foto itu. Irwan hanya menuliskan kata “Smile (tersenyum)” dalam keterangan unggahan tersebut. Apakah pertemuan ini berkaitan dengan Pemilihan Gubernur (Pilgub) Kaltim mendatang?

Diketahui, Isran Noor dan Hadi Mulyadi sudah secara terbuka menyampaikan bahwa akan maju berpasangan dalam pemilihan Gubernur Kaltim 2024-2029 pada November mendatang. Isran-Hadi disebut akan maju menggunakan jalur independen atau nonpartai.

Terbaru, pasangan ini kabarnya telah berhasil mengumpulkan 171 ribu KTP dukungan independen.

Media ini lalu mengkonfirmasi perihal apa saja topik bahasan yang dibicarakan dalam pertemuan tersebut kepada Irwan Fecho. Dalam keterangannya lewat pesan singkat, ia menyebut pertemuan itu adalah pertemuan silaturahmi biasa. Meski begitu ia tak menampik, ada topik politik yang dibahas.

Kepada Isran dan Hadi, Irwan mengatakan bahwa Partai Demokrat Kaltim sudah membuka pendaftaran untuk bakal calon yang akan mengikuti kontestasi Pilkada.

“Saya mengabarkan ke pak Isran dan pak Hadi bahwa Demokrat Kaltim sudah buka pendaftaran untuk Pilgub. Semua ikhtiar kan harus dijalani oleh beliau berdua. Maju lewat partai politik, juga bisa independen. Bagus aja keduanya,” ujar Irwan lalu memberi emoticon smile.

Selain itu, Irwan juga membahas terkait isu pembangunan di Kaltim dengan kedua tokoh tersebut.

“Ada diskusi isu strategis dan skala prioritas pembangunan Kalimantan Timur ke depan, pasca Presiden terpilih 2024 dan pasca IKN fungsional tahun ini,” jawab Irwan, Minggu (21/4).

Sebagai informasi, Progres Pembangunan Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara hingga saat ini memang terus dikebut. Terhitung sejak Februari 2024 lalu, progres pembangunan infrastruktur dasar IKN Tahap 1 telah mencapai 74,87%. Ini meliputi pembangunan Istana Presiden, Kantor Presiden, Lapangan Upacara, Rumah Tapak Jabatan Menteri (RTJM), Rusun ASN, dan Jalan Tol IKN.

Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), Basuki Hadimuljono juga telah menyampaikan rencananya untuk pindah ke IKN pada Juli 2024. Dia akan menjadi menteri negara pertama yang berkantor dan berdomisili di ibu kota negara baru Indonesia itu. Sementara, pemindahan ASN ke IKN direncanakan berlangsung pada September 2024, dengan 38 kementerian/lembaga yang pindah lebih dulu. Jumlah ASN yang pindah akan disesuaikan dengan ketersediaan hunian dan infrastruktur di IKN

- Advertisement -spot_img
Berita Terbaru
- Advertisement -
Berita Lainnya
Rekomendasi Untuk Anda
- Advertisement -

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini
Captcha verification failed!
Skor pengguna captcha gagal. silahkan hubungi kami!