Rabu, Desember 10, 2025

Komisi IV DPR RI Panggil Menhut Raja Juli Antoni Terkait Ribuan Kayu Hanyut di Sumatra

BANGLISANTUY.COM Komisi IV DPR RI memastikan akan memanggil Menteri Kehutanan (Menhut) Raja Juli Antoni guna meminta klarifikasi mengenai fenomena ribuan gelondongan kayu yang terbawa arus dalam banjir besar yang melanda Sumatra Utara, Sumatra Barat, dan Aceh.

Bencana yang terjadi dalam sepekan terakhir ini menimbulkan banyak pertanyaan dari publik terkait kondisi hulu dan aktivitas kehutanan di wilayah yang terdampak.

Wakil Ketua Komisi IV DPR, Alex Indra Lukman, mengungkapkan bahwa rapat dengan Kementerian Kehutanan telah dijadwalkan pada Kamis (4/12) pukul 14.00 WIB. “Nanti pada Kamis tanggal 4 Desember pukul 14.00 WIB, kita sudah mengundang Kementerian Kehutanan untuk paparan,” kata Alex di Kompleks Parlemen, Senin (1/12).

Alex menegaskan bahwa kemunculan ribuan potongan kayu dalam aliran banjir menunjukkan adanya masalah serius di kawasan hulu. Ia berpendapat bahwa publik tidak keliru dalam mempertanyakan kondisi lereng dan area hutan yang mengelilingi tragedi ini.

“Tetapi dari material yang terbawa, logika kita juga mengatakan ini bukan hanya kemudian air yang melimpah, tetapi ada sesuatu di hulu ya toh, di lereng bukit yang terjadi,” ungkap politikus dari PDIP tersebut.

Lebih lanjut, Alex menekankan bahwa peristiwa ini menjadi momentum untuk evaluasi menyeluruh terhadap pengelolaan kehutanan nasional. Ia merasa khawatir kejadian serupa mungkin akan terulang jika tidak ada langkah kebijakan yang lebih ketat untuk melindungi kawasan hutan serta mencegah pembalakan liar.

“Oleh karena itu memang butuh kebijakan tentang kehutanan kita yang baru, yang up to date, supaya bencana seperti ini tidak terulang lagi,” tambahnya dengan tegas.

Mengenai wacana penetapan banjir serta longsor di Sumatra sebagai bencana nasional, Alex memilih untuk tidak berdebat. Ia menyatakan bahwa keputusan tersebut sepenuhnya berada di tangan pemerintah. “Status bencana nasional itu dalam bentuk Keppres ya. Tapi sampai saat ini kan Pak Presiden kita lihat sendiri sangat bekerja keras memerintahkan jajaran di bawahnya untuk segera turun ke lapangan,” ujarnya.

“Nah, bagi saya soal status ya silakan itu wilayahnya eksekutif, bukan wilayah kami di DPR ini,” imbuhnya.

Di tengah polemik ini, beredar sebuah video yang menunjukkan tumpukan ribuan gelondongan kayu memenuhi Pantai Parkit, Kota Padang, Sumatra Barat, setelah terjadinya banjir bandang pada Jumat (28/11). Dalam berbagai unggahan media sosial, terlihat area muara dan bibir pantai tertutup potongan kayu serta sampah yang terbawa arus.

Kejadian ini tidak hanya menarik perhatian masyarakat tetapi juga menggugah kesadaran akan pentingnya pengelolaan sumber daya hutan dan perlunya langkah konkret untuk mencegah bencana serupa di masa mendatang. Oleh karena itu, kolaborasi antara pemerintah, masyarakat, dan pihak terkait sangat dibutuhkan untuk menciptakan solusi yang berkelanjutan demi menjaga hutan dan lingkungan.

Poster

Comments

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Terbaru