Usai AKP Rita Yuliana, Giliran Pramugari Cantik Cicilia Pinontoan Terseret Kasus Ferdy Sambo

Cicilia Pinontoan

TajukPolitik –¬†Usai nama AKP Rita Yuliana, kali ini muncul sosok wanita baru yaitu Cicilia Pinontoan yang merupakan seorang pramugari cantik ikut terseret dalam kasus Ferdy Sambo.

Kasus yang melibatkan Irjen Ferdy Sambo semakin melebar dan menyeret nama-nama baru. Beberapa waktu lalu, tersebar daftar nama-nama yang terlibat dalam Konsorsium 303 Ferdy Sambo.

Nama Cicilia Pinontoan terpampang dalam grafis Konsorsium 303 Ferdy Sambo. Lantas, siapakah sosoknya? Cari tahu selengkapnya berikut ini.

Sosok Cicilia Pinontoan kini ikut terseret dalam kasus Ferdy Sambo usai namanya tertera di grafis Konsorsium 303. Namanya terlihat berada di bawah AKBP Jerry Raymond Siagian atau Jerry Siagian.

Dalam keterangan grafis tersebut, tertulis bahwa Cicilia Pinontoan merupakan salah satu selingkuhan dari AKBP Jerry Siagian. Melansir dari VIVA.co.id, Jerry Siagian menjabat sebagai Wadirkrimum Polda Metro Jaya.

Grafis tersebut tersebar luas dalam bentuk dokumen berformat PDF dan terdiri dari 6 slide. Dalam dokumen tersebut, tertulis nama-nama yang diduga terlibat dalam perjudian online.

Di antara nama-nama tersebut terdapat beberapa nama yang bukan merupakan bagian dari institusi Polri, seperti Tom Liwafa yang merupakan pengusaha crazy rich asal Surabaya, hingga Cicilia Pinontoan.

Tertulisnya nama sang pramugari dalam struktur Konsorsium 303 tersebut membuat sosoknya kini mendapat banyak sorotan dari publik. Tak sedikit yang ingin tahu siapa sosok pramugari cantik itu.

Cicilia Pinontoan sendiri diketahui merupakan seorang pramugari cantik yang bekerja untuk salah satu maskapai yang cukup ternama di Tanah Air.

Belum banyak informasi yang bisa didapatkan dari sosoknya. Namun, mengutip dari salah satu tayangan YouTube kanal Angga Candra, Cicilia Pinontoan bekerja melayani rute khusus penerbangan Full Service.

Tersangka pembunuhan Brigadir Yosua, Irjen Ferdy Sambo akhirnya menjalani sidang etik profesi Polri yang digelar di Gedung TNCC Lt.1 Rowabprof Divpropam Polri, Jakarta Selatan. Sidang ini digelar tertutup.

Dalam tayangan monitor di luar persidangan, tampak Irjen Sambo hadir dengan mengenakan baju dinas kepolisian tanpa embel-embel di seragamnya. Dia tampak duduk di kursi persidangan di hadapan ketua sidang Kabaintelkam Polri Komjen Ahmad Dofiri.

Sambo tampak mengucapkan beberapa kalimat pada pimpinan sidang, tapi tak diketahui isi pembicaraan itu. Ini merupakan kali pertama Sambo muncul setelah berstatus tersangka.

Kadiv Humas Polri Irjen Pol Dedi Prasetyo mengatakan, dalam sidang ini akan diputuskan terkait nasib Irjen Sambo sebagai anggota Polri.

“Enggak ini berlaku paralel. Sidangnya [pidana] jalan, sidang etiknya juga jalan,” kata Dedi kepada wartawan, Kamis (25/8).

Dalam kasus tewasnya Brigadir Yosua, Polri telah menetapkan 5 orang sebagai tersangka. Mereka ialah Irjen Ferdy Sambo, Putri Chandrawathi, Bharada Richard Eliezer, Bripka Ricky Rizal, dan Kuat Ma’ruf.

Ferdy Sambo disebut telah memerintah Bharada E untuk melakukan penembakan terhadap Yosua. Dia juga menskenario peristiwa tersebut seolah-olah terjadi baku tembak.

Sementara, Bripka Ricky dan Kuat turut serta menyaksikan dan membantu peristiwa penembakan tersebut.

Mereka dikenakan Pasal 340 Sub 338 Jo 55 dan 56 KUHP tentang pembunuhan berencana dan terancam maksimal pidana mati atau penjara seumur hidup.

Iklan

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini
Captcha verification failed!
Skor pengguna captcha gagal. silahkan hubungi kami!