Temui Walikota, Forum Tenaga Honorer Cilegon Minta Tidak Dipecat

TajukPolitik РKhawatir akan diberhentikan, Forum Tenaga Honorer kota Cilegon mendatangi Kantor Pemerintah Kota (Pemkot) Cilegon.

Mereka curhat perihal pekerjaan dan meminta Pemkot memperjuangkan nasib mereka agar tidak dipecat.

“Kami berharap bapak mendapat panggung menyampaikan kepada seribuan honorer untuk membantu kita,” kata perwakilan tenaga honorer Cilegon, Viki Irfadli, Kamis (4/8/2022).

Viki mengatakan nasib mereka terancam lantaran pemerintah pusat mengeluarkan aturan terkait penghapusan tenaga honorer. Para tenaga honorer di Cilegon mengaku resah dengan aturan tersebut.

Menanggapi hal tersebut, Wali Kota Cilegon Helldy Agustian meminta para tenaga honorer tidak khwawatir.

Helldy memastikan pihaknya tak mungkin serta merta memecat ribuan tenaga honorer yang selama ini bekerja untuk membantu pemerintah dalam melayani masyarakat.

“Teman-teman jangan salah persepsi, saya ini berjuang saya diwarisi 2,500 ribu pengangguran. Masa mau nambah lagi pengangguran?,” kata Helldy.

Helldy mengatakan, selama 2021 pegawai Pemkot yang pensiun lebih banyak dibanding penerimaan pegawai baru.

“Saya katakan bahwa kami menerima 2021, 69 orang sementara yang pensiun 120-an, sampai bulan April aja 200-an. Lebih banyak yang pensiun daripada yang masuk, bagaimana mau dipecat,” ujarnya.

Dia menyatakan tidak setuju apabila tenaga honorer dihapus. Penghapusan dinilai akan berdampak pada bertambahnya pengangguran dan tersendatnya pelayanan terhadap masyarakat.

“Saya secara pribadi tidak setuju honorer dihapus tetapi kami kepala daerah sudah kumpul dalam rangka ini bisa mati bisa menghambat pelayanan kepada masyarakat,” pungkasnya.

Iklan

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini
Captcha verification failed!
Skor pengguna captcha gagal. silahkan hubungi kami!