Survei Parameter Sebut Hanya 8 Partai Lolos Parliamentary Threshold

TajukPolitik – Lembaga Survei Parameter Politik Indonesia (PPI) merilis temuan survei terbaru yang digelar 15-29 Juni 2022. Dalam survei bertajuk ‘Peta Politik Terkini Pilpres 2024’, salah satu yang dilihat adalah elektabilitas parpol menjelang Pileg 2024.

Hasilnya, PDIP masih menduduki posisi puncak dengan 19,9%. Di posisi kedua ada Gerindra dengan 12,1%, Golkar 10,7%, PKB 9,3%, dan Demokrat 8,8%.

“Dalam sesi ini responden diminta memilih daftar partai,” kata Direktur Eksekutif Parameter Politik Indonesia Adi Prayitno dalam paparan virtualnya, Selasa (12/7).

Kemudian di posisi keenam ada PKS dengan 7,6%, NasDem 6,3%, dan PAN 4,5%. Jika parliamentary threshold masih 4% di Pileg 2024, maka ada beberapa partai yang terancam tak lolos ke Senayan yaitu PPP di 2,9% dan Perindo 1,9%.

Selain itu ada PSI di posisi selanjutnya dengan 1,2%, Gelora 0,9%, PBB 0,9%, Hanura 0,7%, Partai Ummat 0,5%, Partai Garuda 0,4%, Partai Berkarya 0,4%, dan Masyumi Reborn 0,1%.

Para tokoh yang masuk bursa calon Presiden (capres) 2024 memiliki peluang dan tingkat keterpilihan yang beragam. Sejurus dengan itu, para capres akan berpeluang menang lantaran elektabilitasnya tinggi jika tepat dalam memilih pasangan.

Parameter Politik Indonesia (PPI) bertema “Hasil Survei Opini Publik Peta Politik Terkini Pilpres 2024” merilis hasil surveinya mengenai skenario elektabilitas capres tertinggi yakni Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dan Menteri Pertahanan Prabowo Subianto. Ketiganya memperoleh dukungan yang beragam, bergantung dari pasangan masing masing dan lawan yang dihadapi.

“Ganjar Pranowo memperoleh dukungan paling tinggi jika berpasangan dengan Ridwan Kamil (37,2persen) di susul Ganjar-Sandi (31,6persen) dan Ganjar-Erick Thohir (30,2persen),” kata Direktur Eksekutif Parameter Politik Indonesia, Adi Prayitno saat memaparkan hasil surveinya secara daring, Selasa (12/7).

Sementara itu, Anies Baswedan paling tinggi jika berpasangan dengan AHY (30,5persen) disusul Anies- Erick Thohir (25,2persen) dan Anies-Puan (22,2persen). Adapun, Prabowo Subianto paling tinggi jika berpasangan dengan Airlangga Hartarto (27,1persen) disusul Prabowo-Puan (24,1persen).

“Airlangga Hartarto tampak belum mendapat terlalu banyak dukungan menjadi presiden walau dipasangkan dengan Ridwan Kamil sekalipun (12,9persen),” demikian Adi Prayitno.

Survei PPI ini melibatkan 1.200 responden yang tersebar di seluruh Indonesia dan diambil menggunakan metode simple random sampling. Rentang umur responden adalah minimal mereka yang berusia 17 tahun atau sudah menikah.

Survei dilakukan pada 15-29 Juni 2022, dengan tingkat kepercayaan 95 persen dan margin of error 2,9 persen.

Iklan

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini
Captcha verification failed!
Skor pengguna captcha gagal. silahkan hubungi kami!