Selasa, 18 Juni, 2024

Soal Pengungsi Rohingya yang Melunjak, Prabowo: Utamakan Kepentingan Rakyat!

- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img

Tajukpolitik¬†–¬†Menteri Pertahanan RI yang juga capres nomor urut 2, Prabowo Subianto, menanggapi soal gelombang pengungsi Rohingya ke Indonesia.

Prabowo menilai pemerintah RI harus menggunakan pendekatan yang integral dengan melibatkan berbagai badan internasional dalam mengatasi pengungsi Rohingya.

“Jadi masalah Rohingya ini adalah masalah dunia ya kan, menyangkut beberapa negara, tentu Indonesia kita harus mendekatinya dengan suatu sikap dan pendekatan yang integralistik. Kita koordinasi dengan badan-badan internasional, dengan PBB dan sebagainya,” ujar Prabowo usai acara silaturahmi ulama dan tokoh masyarakat Aceh mengenang 19 tahun tsunami Aceh di Banda Aceh, Selasa (26/12).

Prabowo menekankan pemerintah harus mengutamakan kepentingan rakyat RI. Dia menyinggung banyak rakyat yang masih hidup di bawah kesejahteraan.

“Tapi tentunya kita harus mengutamakan kepentingan rakyat kita sendiri dan kepentingan nasional kita. Masih banyak rakyat kita yang hidupnya masih susah, jadi tidak begitu fair kalau kita harus menerima semua pengungsi itu menjadi beban kita, walaupun dari segi kemanusiaan kita juga punya rasa solidaritas ingin membantu dan sebagainya,” kata Prabowo.

“Jadi ini perlu pendekatan yang integralistik, tapi sekali lagi di ujungnya kita harus menjaga kepentingan bangsa kita dan rakyat,” tambahnya.

Diberitakan sebelumnya, Kementerian Luar Negeri (Kemlu) mendesak negara-negara yang meratifikasi konvensi pengungsi Rohingya mencari solusi perihal gelombang pengungsi etnis Rohingya di Indonesia. Kemlu mengatakan etnis Rohingya yang masih ditampung karena Indonesia mengedepankan prinsip kemanusiaan.

Sebagaimana diketahui, Indonesia bukan termasuk negara penandatangan Konvensi Pengungsi 1951. Namun Indonesia selama ini menerima pengungsi Rohingya dengan alasan kemanusiaan.

“Yang jelas kita, meskipun bukan anggota atau pihak di dalam konvensi pengungsi, namun Indonesia mengedepankan prinsip kemanusiaan, sehingga Indonesia tetap menerima kehadiran orang-orang tersebut, memberikan shelter atau penampungan yang sifatnya sementara,” kata Jubir Kementerian Luar Negeri RI Lalu Muhammad Iqbal di kawasan Menteng, Jakarta Pusat, Rabu (20/12).

- Advertisement -spot_img
Berita Terbaru
- Advertisement -
Berita Lainnya
Rekomendasi Untuk Anda
- Advertisement -

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini
Captcha verification failed!
Skor pengguna captcha gagal. silahkan hubungi kami!