Selasa, 18 Juni, 2024

Prabowo Ubah Makan Siang Gratis Jadi Makan Bergizi Gratis, Jubir: Bukan Hanya Sekedar Makan

- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img

TajukPolitik – Presiden terpilih, Prabowo Subianto, memutuskan untuk mengganti nama program makan siang gratis menjadi program makan bergizi gratis. Perubahan ini dipandang sebagai langkah yang lebih bermakna oleh pihaknya.

Juru bicara Prabowo Subianto, Dahnil Anzar Simanjuntak, menjelaskan bahwa tujuan dari perubahan nomenklatur tersebut adalah agar program tersebut tidak sekadar memberikan makanan, tetapi juga memberikan makanan bergizi secara gratis kepada masyarakat.

“Jadi tentu yang ingin disediakan Pak Prabowo itu bukan hanya sekadar ‘makan’, namun makan yang bergizi dan gratis,” kata Dahnil, Sabtu, (25/5).

Sebelumnya, Deputi Bidang Pembangunan Manusia, Masyarakat, dan Kebudayaan (PMMK) Badan Perencanaan Pembangunan Nasional atau Bappenas, Amich Alhumami, telah mengonfirmasi bahwa salah satu program unggulan dari pasangan Prabowo-Gibran selama kampanye Pilpres 2024 akan mulai berjalan pada 2025.

Amich menyatakan bahwa pemerintah telah menetapkan anggaran untuk program unggulan presiden terpilih 2024-2029, Prabowo Subianto, sebesar kira-kira Rp 20 ribu sampai Rp 21 ribu per anak. Hal ini merupakan kenaikan dari perkiraan sebelumnya yang menyebutkan anggaran sebesar Rp 15 ribu per anak.

Menurut Amich, kenaikan anggaran ini berkaitan dengan perhitungan nutrisi yang akan diberikan kepada anak-anak penerima manfaat. Program makan siang bergizi gratis ini juga akan menyediakan menu yang bervariasi dan termasuk susu untuk memastikan asupan gizi yang cukup bagi anak-anak.

Prabowo Subianto mengubah nama rencana program andalannya, dari program ‘makan siang gratis’ menjadi ‘makan bergizi gratis’. Pengubahan dilakukan karena Prabowo menyadari bahwa para siswa, yang merupakan target program tersebut, masuk sekolah pagi dan pulang siang.

“Setelah kita pelajari ternyata istilah tepat itu adalah makan bergizi gratis untuk anak-anak. Itu lengkapnya. Karena kalau anak SD masuk pagi, dia kalau nunggu makan siang kan terlalu lama. Jadi harus makan pagi, makanya kita ubah,” kata Prabowo dalam wawancaranya dengan tvOne, sebagaimana dilansir dari siaran pers tim media Prabowo, dikutip Jumat (24/5).

Terkait pelaksanaannya, Prabowo menyebut pembagian makanan bergizi dan juga susu gratis kepada anak-anak di Indonesia akan disesuaikan dengan tipologi daerah. Jenis makanan yang akan diberikan berbeda bagi anak yang tinggal di kawasan pesisir dengan pegunungan dan pulau.

- Advertisement -spot_img
Berita Terbaru
- Advertisement -
Berita Lainnya
Rekomendasi Untuk Anda
- Advertisement -

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini
Captcha verification failed!
Skor pengguna captcha gagal. silahkan hubungi kami!