Prabowo Hadiri Qatar Economic Forum, Bantah Larangan Ekspor Nikel Bentuk Proteksionisme

prabowo tentang ekspor nikel

TajukPolitik – Presiden Terpilih Republik Indonesia Prabowo Subianto membantah jika langkah pemerintah melarang ekspor sejumlah komoditas penopang hilirisasi seperti nikel sebagai bentuk proteksionisme. Bantahan itu disampaikan Prabowo dalam sesi dialog Qatar Economic Forum di Doha, Qatar, Rabu (15/4).

“Tidak, tidak, saya pikir ada kesalahan persepsi. Kita tidak proteksionis,” ujarnya.

Menurut Prabowo, kebijakan pemerintah larang ekspor nikel logis. Sebab, setiap negara di dunia akan melindungi kepentingan masyarakat.

Indonesia, lanjut dia, ingin melakukan hilirisasi terhadap sumber daya alam (SDA) yang ada. Indonesia harus melindungi kepentingannya dengan cara menghadirkan nilai tambah.

“Kita tidak bisa terus mengimpor barang-barang industri sepanjang waktu, Itu tidak fair untuk masyarakat kita Kita tidak akan menjadi masyarakat industri yang maju jika hanya menjadi penghasil bahan mentah saja,” kata Prabowo.

Menteri Pertahanan RI sekaligus presiden terpilih Prabowo Subianto bertolak ke Doha, Qatar, usai kunjungan kerjanya ke Uni Emirat Arab (UEA). Prabowo tiba di Doha pada Selasa (14/5/2024) waktu setempat. Wakil presiden terpilih Gibran Rakabuming Raka disebut ikut mendampingi.

Selama berada di Qatar, Menhan Prabowo akan mengikuti sejumlah agenda kegiatan, di antaranya menghadiri Forum Ekonomi Qatar,” ujar Kepala Biro Humas Setjen Kemenhan Brigjen TNI Edwin Adrian Sumantha dalam keterangan tertulis, Rabu (15/5/2024).

Sebelumnya, Prabowo mengunjungi Istana Al Shati, Abu Dhabi, UEA untuk memenuhi undangan Presiden Mohammed bin Zayed Al Nahyan atau MBZ pada Senin (13/5/2024). Dalam kunjungan itu, Prabowo mengajak sekaligus memperkenalkan Gibran.

Presiden MBZ turut menyampaikan ucapan selamat atas kemenangan Prabowo-Gibran dalam pemilihan presiden (Pilpres) 2024. MBZ berharap agar Prabowo-Gibran dapat memimpin Indonesia menjadi bangsa dan negara yang lebih maju lagi pada masa depan.

Prabowo dan MBZ juga membahas hubungan bilateral Indonesia dan UEA, terutama dalam peningkatan bidang pertahanan dan militer.

“Saya berharap hubungan Indonesia dan UEA dapat terus berkembang dan tumbuh sesuai dengan ambisi kedua negara dalam memperkuat kerja sama di berbagai bidang, termasuk pertahanan,” ujar Prabowo dalam siaran pers Kemenhan, Selasa (14/5/2024) pagi.

Selain itu, keduanya bertukar pandangan tentang sejumlah isu regional dan internasional yang menjadi kepentingan bersama.

Iklan

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini
Captcha verification failed!
Skor pengguna captcha gagal. silahkan hubungi kami!