Minggu, 23 Juni, 2024

Demokrat Gabung Pemerintahan Jokowi, Jansen Sitindaon: Kami Siap Menerima Kritik Paling Keras

TajukPolitik – Wakil Sekretaris Jenderal DPP Partai Demokrat, Jansen Sitindaon menegaskan bahwa partainya siap menerima kritik sekeras apapun, karena bergabung ke dalam pemerintahan Joko Widodo (Jokowi).

Partai Demokrat resmi bergabung ke dalam pemerintahan Jokowi-Ma’ruf ditandai dengan pelantikan Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) sebagai Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) pada Rabu kemarin.

Jansen mengatakan Demokrat siap menerima masukan dan kritik yang paling keras.

“Dengan posisi kami saat ini sebagai bagian yang ikut mengelola pemerintahan, maka sekarang kami siap menerima masukan, termasuk kritikan yang paling keras sekalipun dari teman-teman semua,” kata Jansen kepada awak media, Kamis, 22 Februari 2024.

Selain itu, kata Jansen, Demokrat juga siap menerima keluhan terkait layanan negara di bidang pertanahan. Karena setiap warga negara berhak mendapatkan layanan negara, termasuk para pengkritik pemerintah.

Jansen menggaransi, Demokrat melalui AHY akan memberikan yang terbaik untuk pemerintahan Jokowi, dan tentu saja rakyat Indonesia. Selain itu, para kader Demokrat di seluruh Indonesia, harus memberi kontribusi kepada pemerintahan Jokowi.

“Dengan ini juga setelah perjalanan kami diluar pemerintahan selama 9 tahun 4 bulan, hari ini kami Partai Demokrat secara resmi telah menjadi bagian pemerintahan Bapak Presiden Jokowi,” imbuhnya.

Seperti diketahui, Presiden Joko Widodo (Jokowi) resmi melantik Ketua Umum DPP Partai Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) sebagai Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (BPN) di Istana Negara, Jakarta Pusat, Rabu 21 Februari 2024.

AHY dilantik menggantikan Marsekal (Purn) Hadi Tjahjanto setelah ia ditunjuk Jokowi menjadi Menko Polhukam menggantikan Mahfud MD. Pelantikan AHY dan Hadi digelar bersamaan di Istana Negara, Jakarta pada pukul 11.00 WIB.

Bergabungnya Demokrat dalam pemerintahan menyisakan PKS saja sebagai oposisi yang belum gabung dalam pemerintahan Jokowi.

- Advertisement -spot_imgspot_img
Berita Terbaru
- Advertisement -spot_img
Berita Lainnya
Rekomendasi Untuk Anda
- Advertisement -spot_img

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini
Captcha verification failed!
Skor pengguna captcha gagal. silahkan hubungi kami!