TajukPolitik РSoroti kasus penyekapan puluhan pekerja migran Indonesia (PMI) di Kamboja, Direktur Eksekutif Migrant CARE, Wahyu Susilo, meminta Kementerian Luar Negeri (Kemenlu) membahasnya dalam forum Asosiasi Bangsa-bangsa Asia Tenggara (ASEAN).

Menurut Wahyu, persoalan itu harus disampaikan dalam forum ASEAN karena kondisi buruk yang dialami para PMI yang bekerja di Kamboja sudah terjadi berulang kali.

“Dalam konteks regional, Indonesia juga harus berani angkat kasus ini di ASEAN. Tahun 2022 ini ketua ASEAN adalah Kamboja,” kata Wahyu, Selasa (2/8/2022).

Wahyu menilai sikap pemerintah untuk melindungi para pekerja migran Indonesia, termasuk yang bekerja di Kamboja, masih terkesan pasif.

Padahal menurut Wahyu, pemerintah seharusnya aktif dalam mengidentifikasi dan mengawasi berbagai modus kejahatan dalam perekrutan pekerja migran Indonesia yang terus berkembang.

“Pemerintah terkesan pasif, hanya reaktif kalau ada pengaduan tetapi tidak bertindak proaktif,” pungkas Wahyu.

Iklan

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini