Minggu, 23 Juni, 2024

Menteri AHY Serahkan 11 Sertifikat Tanah Wakaf di Surabaya

TajukPolitik – Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) menyerahkan 11 sertifikat tanah wakaf di Surabaya.

Salah satu sertifikat tanah diberikan kepada Yayasan Sahabat Nusantara Bangkit, tanah wakaf untuk komisariat Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Universitas Negeri Surabaya (Unesa).

Penyerahan sertifikat ditemani Kanwil BPN Jatim, Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi, hingga anggota komisi D DPRD Surabaya Herlina Harsono Njoto.

Baca Juga: Pemkab Gresik Pastikan 5.700 Tenaga Honorer Tidak Terima THR

“Alhamdulillah dalam suasana bulan suci Ramadan dengan penuh keberkahan Kementerian ATR/BPN Kanwil Jawa Timur bisa menyerahkan sertifikat tanah wakaf yang dipergunakan sebagai masjid. Ini untuk Masjid Nasrullah, tetapi juga ada 10 sertifikat lainnya dan total ada 11 sertifikat dari berbagai lokasi yang juga digunakan untuk masjid, musala, pendidikan, dan juga kesehatan baik itu rumah sakit,” ujar AHY, Jumat (15/3/2024).

Penerimaan sertifikat untuk Yayasan Sahabat Nusantara Bangkit langsung diterima Ketua Yayasan Sahabat Nusantara Bangkit M Zuhdi. “Semoga membawa keberkahan di bulan Ramadan ini untuk Yayasan, Alumni PMII Unesa dan Kader PMII Unesa,” kata Zuhdi.

Menurutnya, Yayasan Sahabat Nusantara Bangkit berdiri pada tahun 2020. Dari awal mula seluruh alumni dan kader PMII Unesa ingin memiliki komisariat permanen, namun anggaran dana tidak ada. Hingga akhirnya, diinisiasi M Yanto dan M Zuhdi dilakukanlah penggalangan dana untuk kepemilikan komisariat permanen dari tahun 2015.

“Dimulai tahun 2015 dengan urunan seluruh alumni, kader, dan donator Rp 100.000 per bulan. Banyak sekali sumbangan dari sahabat-sahabat PMII hingga akhirnya terkumpul Rp 650 juta dan dibelihan rumah untuk sekretariat komisariat PMII Unesa,” kata Zuhdi.

Tak berhenti di situ, lanjut Zuhdi, kader dan alumnis Kembali penggalangan dana untuk memperbaiki dan membangun lagi sekretariat agar lebih layak untuk dijadikan tempat organisasi dan belajar bersama.

Agar tidak menjadi milik perorangan, maka pengurus, kader dan alumni PMII Unesa membentuk Yayasan Sahabat Nusantara Bangkit. “Alhamdulillah, banyak aktivitas positif yang dilakukan oleh kader-kader sahabat PMII Unesa mulai dari tahlil, pengajian, diskusi ke-Islaman, hingga belajar bersama,” kata Zuhdi.

- Advertisement -spot_imgspot_img
Berita Terbaru
- Advertisement -spot_img
Berita Lainnya
Rekomendasi Untuk Anda
- Advertisement -spot_img

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini
Captcha verification failed!
Skor pengguna captcha gagal. silahkan hubungi kami!