Minggu, 23 Juni, 2024

Menteri AHY Resmikan Implementasi Layanan Elektronik di Pekanbaru, Dorong Pelayanan Sertifikat-el Lebih Cepat dan Aman

TajukPolitik – Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (Menteri ATR/BPN) Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) meresmikan Implementasi Layanan Elektronik di Kantor Pertanahan (Kantah) Kota Pekanbaru, Jumat (31/05).

Peresmian tersebut ditandai dengan penyerahan 12 sertifikat tanah elektronik (Sertifikat-el), yang mencakup lima sertifikat Barang Milik Daerah (BMD), lima sertifikat Barang Milik Negara (BMN), dan dua sertifikat tanah milik perorangan.

AHY menyebut bahwa langkah tersebut merupakan bagian dari komitmen Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (Kementerian ATR/BPN) dalam melakukan transformasi digital. Ia berharap transformasi digital dapat memudahkan masyarakat dalam mendapatkan pelayanan yang lebih cepat dan aman.

“Selain memudahkan masyarakat, AHY juga berharap transformasi tersebut dapat mendorong kantah lainnya untuk turut mengimplementasikannya. “Dengan sertifikat tanah elektronik, masyarakat dapat mengurus sertifikat dengan jauh lebih cepat dan lebih aman. Semua proses menjadi lebih transparan,” ujar AHY. Digitalisasi ini sendiri sejalan dengan arahan Presiden Republik Indonesia (RI) Joko Widodo (Jokowi), yang baru-baru ini meluncurkan Government Technology (GovTech) Indonesia (Portal INA Digital) dan Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE) Summit 2024, Senin (27/05/2024).

Menurut AHY, sertifikasi tanah sangat penting karena banyak kasus pertanahan yang terjadi di masyarakat. “Saat ini, sering terjadi kejahatan pertanahan dan sengketa karena tumpang tindih kepemilikan. Oleh karena itu, perlu dibenahi kepastian kepemilikan lahan bagi setiap warga dan instansi,” tuturnya. Dalam kesempatan tersebut, juga hadir sejumlah Pejabat Pimpinan Tinggi Madya dan Pratama Kementerian ATR/BPN dan Kepala Kantor Wilayah (Kakanwil) Badan Pertanahan Nasional (BPN) Provinsi Riau beserta jajaran.

Peresmian layanan elektronik di Pekanbaru ini merupakan langkah konkret Kementerian ATR/BPN dalam menghadapi era digital. Dengan penerapan sertifikat tanah elektronik, diharapkan proses administrasi pertanahan menjadi lebih efisien, mengurangi potensi kecurangan, dan memberikan kepastian hukum bagi masyarakat. Transformasi digital ini diharapkan dapat menjadi model bagi kantor-kantor pertanahan lainnya di seluruh Indonesia untuk mengikuti jejak yang sama.

Selain itu, langkah ini juga mendukung upaya pemerintah dalam memperkuat sistem pemerintahan berbasis elektronik yang bertujuan untuk meningkatkan transparansi, efisiensi, dan akuntabilitas dalam pelayanan publik. Dengan demikian, masyarakat dapat merasakan manfaat nyata dari transformasi digital dalam bentuk pelayanan yang lebih baik dan terpercaya.

AHY menggarisbawahi pentingnya dukungan dan kolaborasi dari semua pihak terkait, termasuk pemerintah daerah, untuk memastikan keberhasilan implementasi layanan elektronik ini. Dengan sinergi yang kuat, tujuan untuk memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat dan menjaga keamanan serta kepastian hukum atas tanah dapat tercapai dengan optimal.

- Advertisement -spot_imgspot_img
Berita Terbaru
- Advertisement -spot_img
Berita Lainnya
Rekomendasi Untuk Anda
- Advertisement -spot_img

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini
Captcha verification failed!
Skor pengguna captcha gagal. silahkan hubungi kami!