Selasa, 18 Juni, 2024

Menteri ATR/BPN Tekankan Pentingnya Pelayanan Responsif di Seluruh Jajaran

TajukPolitik – Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) menegaskan kepada seluruh jajarannya di Indonesia untuk memberikan pelayanan yang responsif dan profesional.

“Birokrasi yang kita bangun harus semakin responsif, melayani, dan profesional,” kata AHY dalam keterangan di Jakarta, Minggu.

Menurut Menteri ATR/BPN, salah satu penanda utama kualitas layanan adalah kepuasan masyarakat atas pelayanan yang prima, cepat, akuntabel, transparan, ekonomis, bahkan ada yang bebas biaya.

“Salah satu indikator yang paling utama apakah masyarakat merasa puas atau tidak adalah dilayani dengan baik, kemudian cepat, akuntabel, transparan, murah, bahkan beberapa layanan bisa bebas biaya begitu,” ucapnya.

Dia mengungkapkan implementasi layanan elektronik dinilai dapat mewujudkan layanan yang prima kepada masyarakat, karena akan mempercepat proses yang selama ini dianggap cukup berbelit-belit.

“Dan ini semuanya memang akan mempercepat proses-proses yang memang selama ini cukup berbelit-belit,” ungkap AHY.

Transformasi digital juga sangat penting, sebab sesuai dengan arahan Presiden Joko Widodo saat meluncurkan GovTech Indonesia (Portal INA Digital) dan SPBE Summit 2024. Menteri ATR menambahkan, kehadiran birokrasi harus melayani, bukan mempersulit dan bukan malah memperlambat, sehingga seharusnya yang menjadi tolok ukur adalah kepuasan, manfaat yang diterima hingga kemudahan urusan masyarakat.

“Nantinya semua layanan publik terintegrasi termasuk layanan elektronik, dengan ini akan membypass banyak sekali hal, termasuk tahapan administratif yang selama ini melelahkan. Mari kita sukseskan bersama semangat transformasi digital secara menyeluruh,” imbuh Menteri ATR.

Sebelumnya, AHY berkomitmen melayani instansi, lembaga, BUMN, hingga masyarakat tanpa memandang profil ataupun latar belakang untuk memberikan kepastian hukum atas kepemilikan tanah yang sah.

“Tugas dari Kementerian ATR/BPN ini adalah untuk melayani masyarakat dari mana dia berada, tidak memandang latar belakang profesinya, tidak memandang latar belakang instansinya,” kata AHY di sela penyerahan dua sertifikat hak pengelolaan (HPL) kepada PT Kereta Api Indonesia (KAI) di Jakarta, Kamis (30/5).

Menteri ATR mengatakan bahwa pemberian layanan kepada masyarakat dengan tidak memandang latar belakang seseorang, lembaga, maupun instansi sebagai wujud memberikan keadilan dan kesejahteraan kepada seluruh masyarakat di Tanah Air.

“Kami ingin menghadirkan keadilan dan kesejahteraan untuk semua,” tegas Menteri ATR.

Berbagai upaya dan terobosan yang dilakukan Kementerian ATR/BPN, bagi AHY, adalah komitmen untuk memberantas kejahatan pertanahan yang dilakukan oleh para mafia tanah sehingga membawa kebaikan dan kemajuan terutama di bidang ekonomi dan kesejahteraan masyarakat Indonesia.

Dengan adanya transformasi digital dan layanan elektronik, diharapkan birokrasi di bidang pertanahan dapat memberikan layanan yang lebih efisien dan efektif. Hal ini juga diharapkan dapat mengurangi potensi korupsi dan praktik tidak sehat lainnya, serta meningkatkan transparansi dan akuntabilitas di seluruh jajaran Kementerian ATR/BPN.

“Mari kita bersama-sama mendukung transformasi ini demi pelayanan yang lebih baik dan memastikan bahwa hak-hak pertanahan masyarakat dapat terpenuhi dengan baik dan adil,” tutup AHY.

- Advertisement -spot_img
Berita Terbaru
- Advertisement -
Berita Lainnya
Rekomendasi Untuk Anda
- Advertisement -

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini
Captcha verification failed!
Skor pengguna captcha gagal. silahkan hubungi kami!