Selasa, 18 Juni, 2024

Ogah Komentari Kritikan Megawati, Jokowi: Itu Urusan Internal PDIP

Tajukpolitik – Presiden Joko Widodo (Jokowi) memilih untuk tidak mengomentari kritikan yang disampaikan oleh Ketua Umum PDI Perjuangan (PDIP), Megawati Soekarnoputri, terhadap pemerintah dalam Rapat Kerja Nasional (Rakernas) V PDIP beberapa hari lalu. Jokowi menganggap bahwa kritik tersebut adalah urusan internal partai.

“Saya kira itu adalah internal partai. Jadi, internal PDI Perjuangan. Saya tidak akan mengomentari,” ujar Jokowi kepada wartawan di Istora Gelora Bung Karno (GBK) Jakarta, Senin (27/5).

Rakernas V PDIP yang berlangsung pada 24-26 Mei 2024 di Beach City International Stadium Ancol, Jakarta, mengusung tema “Satyameva Jayate: Kebenaran Pasti Menang” dengan subtema “Kekuatan Persatuan Rakyat dalam Kebenaran”.

Acara ini menjadi momen penting bagi PDIP untuk mengevaluasi dan merumuskan arah kebijakan partai ke depan.

Dalam pidatonya, Megawati Soekarnoputri mengkritisi fungsi Mahkamah Konstitusi (MK) yang menurutnya tidak lagi digunakan dengan baik karena adanya intervensi kekuasaan.

Megawati mengingatkan bahwa MK adalah lembaga negara yang didirikan pada masa kepemimpinannya sebagai Presiden.

“MK itu ya saya yang mendirikan loh, coba bayangkan kok barang yang saya bikin itu digunakan tapi tidak dengan makin baik, waktu saya presiden banyak loh, nanti kalau saya beberin semua nanti ada yang bilang ibu Mega sombong banget enggak,” kata Megawati di Rakernas PDIP, Ancol, Jakarta Utara, Jumat (24/5).

Pernyataan Megawati ini mencerminkan kekhawatirannya terhadap independensi lembaga hukum di Indonesia.

Namun, Jokowi menegaskan bahwa komentar-komentar yang disampaikan dalam Rakernas adalah bagian dari dinamika internal PDIP dan tidak akan ia tanggapi lebih lanjut.

Rakernas V PDIP juga menjadi ajang bagi partai untuk memperkuat solidaritas dan persatuan anggotanya dalam menghadapi tantangan politik di masa mendatang.

Keputusan Jokowi untuk tidak mengomentari kritik internal ini menunjukkan sikap bijak dalam menjaga hubungan baik dengan partai pendukungnya, sekaligus menghormati dinamika dan otonomi internal PDIP.

Dengan demikian, Rakernas V PDIP menjadi momen refleksi bagi partai dan para pemimpinnya, termasuk dalam menyikapi berbagai isu penting yang dihadapi bangsa.

- Advertisement -spot_img
Berita Terbaru
- Advertisement -
Berita Lainnya
Rekomendasi Untuk Anda
- Advertisement -

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini
Captcha verification failed!
Skor pengguna captcha gagal. silahkan hubungi kami!